Balikpapan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (12/01/2026). Kegiatan apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, serta diikuti oleh pejabat struktural, jajaran pegawai, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan peserta magang. Apel berlangsung tertib dan khidmat di halaman Rutan Balikpapan.
Apel pagi merupakan bagian penting dalam pembinaan kedisiplinan, peningkatan semangat kerja, serta sarana memperkuat koordinasi dan komunikasi antarpetugas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mengikuti apel pagi dengan penuh disiplin. Ia juga mengapresiasi petugas yang telah mempersiapkan pelaksanaan apel serta seluruh pegawai yang selama ini menjalankan tugas dengan baik dan penuh keikhlasan, sehingga situasi Rutan Balikpapan tetap aman, kondusif, dan terkendali.
“Kita dapat mengikuti apel pagi dengan baik. Saya yakin pada hari ini kita melaksanakan apel dengan semangat baru, begitu pula dalam pelaksanaan tugas yang juga harus dilakukan dengan semangat yang baru, ” ujar Agus Salim.
Lebih lanjut, Agus Salim mengapresiasi Tim Zona Integritas atas capaian data dukung yang telah terunggah 100%. Ia berharap ke depan seluruh jajaran dapat terus meningkatkan kinerja dan komitmen bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan juga menekankan pentingnya peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, warga binaan, maupun keluarga warga binaan. Ia mengingatkan bahwa pelayanan, khususnya layanan kunjungan, memiliki risiko tinggi sehingga tidak boleh dianggap sepele.

“Masyarakatlah yang menilai kita dalam pelaksanaan tugas. Oleh karena itu, pelayanan harus dimaksimalkan dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, ” tegasnya.
Kepada jajaran pengamanan, Agus Salim menginstruksikan agar selalu melakukan pendekatan secara humanis, aktif melakukan kontrol, serta tidak melakukan pembiaran terhadap setiap potensi pelanggaran.
“Jika satu kali pelanggaran dibiarkan tanpa kita menegur, maka seribu kali pelanggaran akan terjadi. Namun jika seribu kali kita menegur, maka pelanggaran tidak akan terulang, ” pungkasnya.
Menutup arahannya, Kepala Rutan Balikpapan mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa berdoa agar Rutan Balikpapan selalu berada dalam kondisi aman dan kondusif, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
#Pemasyarakatan #Kemenimipas #DitjenPAS #Guardandguide

Updates.