Warga Binaan Perempuan Rutan Balikpapan Ikuti Pemeriksaan Pada Hari Ketiga Pelaksanaan ACF TBC

    Warga Binaan Perempuan Rutan Balikpapan Ikuti Pemeriksaan Pada Hari Ketiga Pelaksanaan ACF TBC
    (Sumber : Humas Rutan Balikpapan)

    BALIKPAPAN – Memasuki hari ketiga pelaksanaan kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan terus melanjutkan rangkaian pemeriksaan kesehatan bagi Warga Binaan, pada Selasa (28/10/2025).

     

    Setelah sebelumnya kegiatan diikuti oleh Warga Binaan Laki-laki, pada hari ketiga ini Warga Binaan Perempuan turut mengikuti pemeriksaan kesehatan dan rontgen dada. Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari PT Tirta Medical Centre, Puskesmas Manggar Baru, dan petugas klinik Rutan Balikpapan.

     

    Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan bahwa pelaksanaan pemeriksaan bagi Warga Binaan Perempuan merupakan bagian penting dari upaya Rutan dalam memastikan seluruh penghuni rutan mendapatkan hak yang sama atas layanan kesehatan.“Tidak hanya bagi warga binaan laki-laki, tetapi seluruh warga binaan perempuan juga kami libatkan secara menyeluruh. Kami ingin memastikan bahwa lingkungan Rutan Balikpapan benar-benar bebas dari penularan TBC dan penyakit menular lainnya, ” ujar Agus Salim.

     

    Beliau juga mengapresiasi antusiasme Warga Binaan Perempuan yang mengikuti pemeriksaan dengan tertib dan penuh kesadaran. Menurutnya, hal ini menunjukkan meningkatnya pemahaman mereka terhadap pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan tertutup seperti Rutan.

     

    Selain pemeriksaan rontgen, tim kesehatan turut memberikan edukasi tentang pencegahan dan pengendalian TBC, termasuk pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menjalani pengobatan hingga tuntas bagi yang terdiagnosa positif.

     

    Kegiatan ACF TBC di Rutan Balikpapan ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mencakup seluruh Warga Binaan baik laki-laki maupun perempuan. Melalui kegiatan ini, Rutan Balikpapan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkelanjutan, preventif, dan responsif terhadap potensi penyakit menular, guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif.

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu,...

    Artikel Berikutnya

    Gandeng Disdukcapil Kota Balikpapan, Rutan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!

    Ikuti Kami