BALIKPAPAN – Suasana khidmat menyelimuti ruang ibadah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, pada Selasa (30/12/2025) saat Warga Binaan bersama petugas dan peserta magang beragama Nasrani mengikuti Ibadah Natal secara virtual bersama Yayasan Sungai Kehidupan Ministry. Meski dilaksanakan secara daring dan berada dalam lingkungan pemasyarakatan, sukacita dan makna Natal tetap terasa hangat di tengah para peserta ibadah.
Ibadah Natal tahun 2025 ini mengangkat tema “Tuhan Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Kitab Matius 1:21–24. Tema tersebut menjadi penguatan rohani bagi warga binaan agar tetap memiliki harapan, iman, dan semangat untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan di Rutan Balikpapan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan sambutan resmi mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto. Dalam sambutannya, Mashudi menekankan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu pilar penting dalam proses pemasyarakatan untuk membentuk karakter dan mental warga binaan.
“Melalui nilai-nilai keimanan, warga binaan diharapkan mampu menata kembali kehidupan yang lebih baik. Momentum Natal ini menjadi sarana refleksi diri agar setelah bebas nantinya, mereka dapat kembali menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga dan masyarakat, ” ujar Mashudi.
Pelaksanaan ibadah berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan dengan pengawasan petugas Rutan Balikpapan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin sekaligus motivasi spiritual bagi warga binaan Nasrani untuk terus bertumbuh dalam iman dan menjalani proses pembinaan secara positif.
Melalui kegiatan ibadah Natal ini, Rutan Kelas IIA Balikpapan menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepribadian yang berkelanjutan, humanis, dan berorientasi pada pemulihan moral serta reintegrasi sosial warga binaan.

Updates.