Rutan Balikpapan Ikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026 Secara Virtual, Momentum Penguatan Integritas dan Komitmen Aparatur Terus Ditegaskan

    Rutan Balikpapan Ikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026 Secara Virtual, Momentum Penguatan Integritas dan Komitmen Aparatur Terus Ditegaskan

    BALIKPAPAN –  Bagaimana semangat awal tahun menjadi momentum penguatan komitmen dan integritas aparatur negara dalam menghadapi tantangan hukum nasional ke depan? Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan mengikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), Kementerian Hukum, Kementerian HAM, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang dilaksanakan secara virtual pada Senin, 12 Januari 2026.

    Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, bersama pejabat struktural dan jajaran, yang mengikuti apel secara daring dari Ruang Serbaguna Rutan Balikpapan. Apel bersama ini menjadi sarana konsolidasi nasional bagi seluruh jajaran kementerian dan unit pelaksana teknis dalam menyatukan langkah, visi, dan semangat pengabdian memasuki tahun kerja 2026.

    Dalam amanatnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa apel awal tahun bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas perjalanan kinerja tahun sebelumnya serta peneguhan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia mengapresiasi dedikasi seluruh aparatur negara yang tetap bekerja optimal di tengah dinamika, keterbatasan, dan tekanan situasi sepanjang tahun 2025.

    Memasuki tahun 2026, Menko Kumham Imipas menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam menyongsong pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Perubahan ini dipandang sebagai tonggak besar reformasi hukum nasional yang menuntut tidak hanya pemahaman regulasi, tetapi juga perubahan cara berpikir, sikap, dan pola kerja aparatur negara agar penegakan hukum semakin berkeadilan, humanis, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

    Selain itu, seluruh jajaran diingatkan untuk terus menjaga integritas, etika, dan profesionalitas, memperkuat sinergi lintas sektor, serta tetap waspada terhadap potensi tantangan, baik yang bersifat alamiah, sosial, maupun institusional. Aparatur negara diharapkan mampu menjadi teladan dalam bersikap objektif, taat hukum, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.

    Melalui keikutsertaan dalam apel bersama ini, Rutan Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mendukung arah kebijakan nasional di bidang hukum, HAM, keimigrasian, dan pemasyarakatan. Semangat awal tahun 2026 ini diharapkan menjadi landasan bagi peningkatan kualitas pelayanan, penguatan integritas, serta pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional dan berkeadilan.

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Cegah Gangguan Keamanan Kepala Rutan Balikpapan...

    Artikel Berikutnya

    Pembinaan Kepribadian Terus Diperkuat di...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji,  Aizzudin Abdurrahman Diperiksa
    Momen Haru, Dankodaeral X Makan Satu Piring Berdua Dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura
    TNI Raih Predikat A (Pelayanan Prima) pada Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025
    Dua Pengusaha Djunaidi Nur dan Aditya Simaputra Divonis Penjara Kasus Korupsi Suap Hutan Inhutani V

    Ikuti Kami