BALIKPAPAN — Apa yang membuat pembinaan kepribadian memiliki peran besar dalam membentuk perubahan positif bagi warga binaan? Pertanyaan inilah yang kembali menjadi pijakan dalam pelaksanaan program pembinaan kepribadian di Rutan Kelas IIA Balikpapan pada Senin, 12 Januari 2026. Melalui kegiatan yang tersusun rutin, mendalam, dan berkesinambungan, Rutan Balikpapan terus memperkuat upaya pembentukan karakter serta kualitas spiritual warga binaan.
Pada hari ini, dua kegiatan pembinaan kepribadian kembali digelar secara bersamaan. Di Blok Wanita, warga binaan mengikuti pengajian akhlak yang menitikberatkan pada pembentukan sikap, etika, dan perilaku islami dalam kehidupan sehari-hari. Melalui materi yang komunikatif dan aplikatif, warga binaan diajak untuk merefleksikan nilai-nilai kesabaran, kejujuran, tanggung jawab, serta pentingnya memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
Sementara itu, di Masjid As Syuhada Rutan Balikpapan, Pengelola Pembinaan Kepribadian Bapak Samidi memimpin pengajian rutin bagi warga binaan pria. Kegiatan ini membahas ayat-ayat pilihan Al-Qur’an, penguatan akhlakul karimah, serta membuka ruang dialog yang mendorong warga binaan untuk memahami ajaran agama secara lebih mendalam dan kontekstual.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan pembinaan kepribadian yang terus berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi warga binaan.
“Pembinaan kepribadian merupakan pondasi penting dalam proses perubahan diri warga binaan. Melalui pengajian akhlak dan kajian keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap warga binaan mampu memperbaiki sikap, memperkuat spiritualitas, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan karakter yang lebih baik, ” ujar Agus Salim.
Melalui pembinaan keagamaan yang terus dilaksanakan secara terstruktur dan humanis, Rutan Balikpapan berkomitmen menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang edukatif, kondusif, serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan secara optimal.

Updates.