BALIKPAPAN – Bagaimana keimanan dapat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi ujian hidup, khususnya bagi perempuan yang sedang menjalani masa pembinaan? Refleksi inilah yang mewarnai pelaksanaan pengajian rutin khusus perempuan di Blok Wanita Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, yang digelar pada Rabu, 7 Januari 2026, sebagai bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan.
Pengajian dipandu oleh Pengelola Pembinaan Kepribadian Rutan Balikpapan Bapak Samidi dan berlangsung dalam suasana khidmat serta penuh keterbukaan. Dalam kajian tersebut, para warga binaan diajak untuk memahami makna sebab dan akibat dalam setiap peristiwa kehidupan, serta menumbuhkan sikap ikhlas dan bijak dalam menyikapi musibah sebagai bagian dari proses pendewasaan diri.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi warga binaan perempuan. Menurutnya, penguatan rohani memiliki peran penting dalam membentuk karakter, ketenangan batin, dan kesiapan mental selama menjalani masa pembinaan.
“Melalui pengajian ini, kami berharap warga binaan tidak hanya mendapatkan ketenangan spiritual, tetapi juga mampu memetik hikmah dari setiap peristiwa dan membangun pribadi yang lebih sabar, kuat, serta berakhlak baik. Pembinaan kepribadian adalah fondasi penting dalam proses pemasyarakatan, ” ujar Agus Salim.
Dengan pelaksanaan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, Rutan Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang humanis, reflektif, dan berorientasi pada pembentukan karakter positif bagi seluruh warga binaan.

Updates.