Balikpapan – Dalam rangka memastikan perayaan Natal berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat, Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Balikpapan yang dibawahi oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur mendapatkan tambahan pengamanan dari unsur TNI, Polri, serta Balai Pemasyarakatan (Bapas) Balikpapan.
Penguatan pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan ibadah Natal bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen dan Katolik di Rutan Balikpapan.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI, Polri, dan Bapas Balikpapan merupakan langkah antisipatif guna menciptakan suasana perayaan Natal yang kondusif dan penuh rasa aman.
“Kami melaksanakan pengamanan secara terpadu bersama TNI, Polri, dan Bapas Balikpapan sebagai upaya preventif dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga binaan yang melaksanakan ibadah Natal, ” ujar Agus Salim.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada area-area strategis, mulai dari pintu masuk rutan, area ibadah, hingga pengawasan aktivitas warga binaan selama rangkaian perayaan Natal berlangsung.
Sementara itu, perwakilan dari aparat keamanan menyatakan bahwa kehadiran unsur TNI dan Polri merupakan bagian dari dukungan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami siap bersinergi dengan jajaran Rutan Balikpapan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan agar berjalan aman, tertib, dan lancar, ” ungkap salah satu petugas pengamanan dari unsur kepolisian.
Dengan adanya sinergi pengamanan lintas instansi ini, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Natal di Rutan Kelas IIA Balikpapan dapat berlangsung dengan penuh khidmat, aman, dan memberikan ketenangan bagi warga binaan serta petugas.
