Panen Melon Perdana dan Tasyakuran Gedung Baru, Kakanwil Ditjenpas Kaltim Dorong Lapas Balikpapan Jadi Agrowisata Edukasi

    Panen Melon Perdana dan Tasyakuran Gedung Baru, Kakanwil Ditjenpas Kaltim Dorong Lapas Balikpapan Jadi Agrowisata Edukasi

    Balikpapan – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Balikpapan sekaligus memimpin kegiatan Panen Perdana Buah Melon di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), yang dirangkaikan dengan Tasyakuran atas selesainya pembangunan gedung Lapas Balikpapan. Kamis (05/02/2026)

     

    Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, para Pejabat Struktural dan jajaran Rutan Balikpapan, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

    Dalam panen perdana ini, sebanyak 120 buah melon kualitas unggul berhasil dipetik. Seluruh proses budidaya, mulai dari penyemaian bibit, perawatan, hingga masa panen, dilaksanakan sepenuhnya oleh Warga Binaan di bawah pengawasan dan pembinaan petugas. Program agribisnis ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan.

     

    Kakanwil Ditjenpas Kaltim menyampaikan apresiasi atas inovasi dan kerja keras jajaran Lapas Balikpapan yang berhasil mengoptimalkan lahan idle menjadi Sarana Asimilasi dan Edukasi yang produktif.

     

    “Apresiasi tinggi kepada Lapas Balikpapan dan jajaran yang telah berhasil mewujudkan pembinaan kemandirian khususnya di bidang perkebunan. Harapannya, SAE ini dapat ditingkatkan menjadi agrowisata edukasi bagi masyarakat Balikpapan sekaligus menjadi sarana interaksi bagi Warga Binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat, ” ungkap Endang Lintang Hardiman.

     

    Ia juga menegaskan bahwa momentum tasyakuran atas selesainya pembangunan gedung baru harus menjadi titik awal perubahan pola pikir dan peningkatan kualitas pelayanan. Menurutnya, Lapas dan Rutan bukan lagi dipandang sebagai tempat yang gelap dan menyeramkan, melainkan sebagai lembaga pembinaan yang humanis dan bermartabat.

     

    “Tasyakuran ini adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT. Perubahan gedung harus diiringi dengan perubahan mindset. Tingkatkan pelayanan, layani dengan ramah dan profesional. Sampaikan informasi dengan terbuka. Kita bukan sistem penjara, tetapi lembaga pemasyarakatan yang membina dan membimbing menjadi pribadi yang lebih baik, ” tegasnya.

     

    Lebih lanjut, Kakanwil menekankan bahwa yang dijaga oleh petugas pemasyarakatan bukan hanya fisik, tetapi juga hati dan martabat para Warga Binaan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadi petugas yang melayani dengan tulus, tidak menyakiti, serta mampu menjaga nama baik instansi.

     

    “Jadilah pejuang, jangan jadi pecundang. Pastikan pelayanan kita baik dan membanggakan, ” pesannya.

     

    Selain panen melon, SAE Lapas Balikpapan juga memiliki potensi pengembangan sebagai agrowisata terpadu, di mana masyarakat dapat memetik melon langsung dari kebun serta melihat dan membeli hasil budidaya perikanan di lokasi tersebut.

    Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiah agama sebagai penguatan spiritual serta penyaluran bantuan sosial kepada panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Pemasyarakatan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

     

    #Pemasyarakatan #Kemenimipas #DitjenPAS #Guardandguide

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Cegah Gangguan Kamtib, Petugas Rutan Balikpapan...

    Artikel Berikutnya

    Dukung Pembinaan Optimal, Rutan Balikpapan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Idul Fitri Jadi Momentum Perubahan, 457 Warga Binaan Rutan Balikpapan Terima Remisi Khusus
    Maknai Hari Kemenangan, Rutan Balikpapan Gelar Salat Idulfitri Penuh Kekhusyukan
    Tanamkan Niat Baik, Warga Binaan Rutan Balikpapan Ikuti Sharing Session Rehabilitasi Bersama Yayasan SEKATA
    Rutan Balikpapan Konsisten Kembangkan Pembinaan Kemandirian Dengan Budidaya Hidroponik Sayuran Pakcoy
    Kakanwil Ditjenpas Kaltim Dan Wali Kota Samarinda Audiensi Dengan Menteri Imipas Fokus Atasi Overcrowding Lapas
    Suasana Ramadhan  Di Rutan Balikpapan, Warga Binaan Khusyuk Laksanakan Shalat Jumat
    Kakanwil Ditjenpas Kaltim Dan Wali Kota Samarinda Audiensi Dengan Menteri Imipas Fokus Atasi Overcrowding Lapas
    Awali Ramadhan dengan Penguatan Pengawasan Internal, Rutan Balikpapan Gelar Penggeledahan untuk Antisipasi Gangguan Keamanan
    Tanamkan Niat Baik, Warga Binaan Rutan Balikpapan Ikuti Sharing Session Rehabilitasi Bersama Yayasan SEKATA
    Rutan Balikpapan Konsisten Kembangkan Pembinaan Kemandirian Dengan Budidaya Hidroponik Sayuran Pakcoy
    Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Balikpapan Intensifkan Deteksi Dini
    Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rutan Balikpapan Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
    Dukung 15 Program AKSI Kemenimipas, Rutan Balikpapan Perkuat Deteksi Dini Lewat Penggeledahan Kamar Hunian
    Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Balikpapan Tebar 4.000 Benih Ikan Lele
    Kakanwil Menyapa: Kupas Tuntas 13 Program Akselerasi  Menteri Imigrasi Dan Pemasyarakatan dan Kesiapan Pengamanan Nataru 2026 di Lingkungan Kanwil Kaltim

    Ikuti Kami