Rutan Balikpapan Hadirkan Ibadah Natal di Awal Tahun 2026, Firman Dorong Warga Binaan Menata Masa Depan

    Rutan Balikpapan Hadirkan Ibadah Natal di Awal Tahun 2026, Firman Dorong Warga Binaan Menata Masa Depan

    BALIKPAPAN – Bagaimana makna Natal dapat menjadi sumber kekuatan dan rasa syukur dalam menyambut Tahun Baru 2026, khususnya bagi warga binaan? Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan melaksanakan kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 pada Kamis, 1 Januari 2026, bertempat di Aula Utama Rutan Balikpapan.

    Kegiatan perayaan ini diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan yang beragama Nasrani dan berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan serta kebersamaan. Ibadah Natal dan Tahun Baru ini dilayani oleh Gereja APK Ministry, sebagai bentuk pelayanan rohani dan dukungan spiritual bagi warga binaan dalam mengawali tahun yang baru.

    Firman Tuhan disampaikan oleh Bapak Daminto, yang mengangkat pesan tentang pentingnya menghadapi Tahun Baru dengan penuh pengharapan, sikap berserah diri, serta rasa syukur atas setiap proses kehidupan yang telah dan sedang dijalani. Melalui firman tersebut, warga binaan diajak untuk menjadikan momentum Tahun Baru sebagai awal pembaruan diri, memperkuat iman, serta menata masa depan dengan lebih baik.

    Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, dalam pesannya menyampaikan bahwa kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan bagian dari pembinaan kepribadian dan rohani bagi warga binaan.

    “Momentum Natal dan Tahun Baru ini kami harapkan dapat menjadi sarana refleksi, penguatan iman, serta menumbuhkan rasa syukur dan harapan baru bagi warga binaan. Dengan pembinaan rohani yang berkelanjutan, kami berharap mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih positif dan siap kembali ke masyarakat, ” ujar Agus Salim.

    Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, dengan pengawasan petugas Rutan Balikpapan. Melalui perayaan ini, Rutan Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan menyentuh aspek spiritual sebagai bagian penting dari proses pemasyarakatan.

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Momentum Tahun Baru 2026, Pamapta Polresta...

    Artikel Berikutnya

    Barbershop Rutan Balikpapan Jadi Sarana...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji,  Aizzudin Abdurrahman Diperiksa
    Momen Haru, Dankodaeral X Makan Satu Piring Berdua Dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura
    TNI Raih Predikat A (Pelayanan Prima) pada Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025
    Dua Pengusaha Djunaidi Nur dan Aditya Simaputra Divonis Penjara Kasus Korupsi Suap Hutan Inhutani V

    Ikuti Kami