Peternakan Ayam Petelur di Rutan Balikpapan Jadi Sumber Pangan, Nutrisi, dan Keterampilan bagi Warga Binaan

    Peternakan Ayam Petelur di Rutan Balikpapan Jadi Sumber Pangan, Nutrisi, dan Keterampilan bagi Warga Binaan

    Balikpapan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, kembali menunjukkan hasil nyata dari program pembinaan kemandirian melalui kegiatan peternakan ayam petelur. Pada Kamis (30/10/2025).

     

    Program ini tidak hanya menjadi wadah pembelajaran keterampilan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap pemenuhan gizi dan sumber pangan. Telur ayam diketahui mengandung protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin A, B1, B2, serta mineral penting seperti zat besi yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh dan memperbaiki jaringan tubuh.

    Hasil panen telur tersebut nantinya akan diserahkan untuk kebutuhan dapur Rutan Balikpapan dan dibeli oleh vendor Bama guna mendukung penyediaan makanan sehat dan bergizi bagi para warga binaan. Selain itu, hasil penjualan telur juga akan menghasilkan premi, yang kemudian diserahkan kembali kepada warga binaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan program ini.

     

    Kegiatan peternakan ayam petelur ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di bawah kepemimpinan Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, dengan tujuan membekali warga binaan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.

     

    “Program peternakan ini tidak hanya menghasilkan produk pangan berkualitas, tetapi juga membentuk karakter kerja keras, tanggung jawab, dan kemandirian bagi warga binaan. Kami terus dorong agar kegiatan pembinaan ini berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi baik bagi warga binaan, ” ucap Agus Salim, Kepala Rutan Balikpapan.

     

    Salah satu warga binaan yang terlibat dalam perawatan ayam petelur, Hendra, menyampaikan rasa bangganya bisa ikut serta dalam kegiatan ini.

     

    “Saya jadi belajar cara merawat ayam dan tahu cara mengatur pakan biar ayamnya rajin bertelur. Senang rasanya bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, apalagi tahu kalau hasilnya juga bisa membantu kebutuhan makan teman-teman warga binaan, ” ujar Hendra.

    Program peternakan ayam petelur di Rutan Balikpapan menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di bidang kemandirian tidak hanya memberikan bekal keterampilan, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup, pemenuhan gizi, dan pembangunan karakter positif warga binaan.

     

    #Pemasyarakatan #Kemenimipas #DitjenPAS #Guardandguide

     

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Rutan Balikpapan Gagalkan Penyelundupan...

    Artikel Berikutnya

    Rutan Balikpapan Gagalkan Penyelundupan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rutan Balikpapan Ikuti Panen Raya Serentak Pemasyarakatan 2026, Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan
    Kodaeral X TNI AL Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut Dalam Rangka Hari Dharma Samudera 2026
    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji,  Aizzudin Abdurrahman Diperiksa
    Momen Haru, Dankodaeral X Makan Satu Piring Berdua Dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

    Ikuti Kami