BALIKPAPAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian kepada Warga Binaan melalui kegiatan pembinaan kerohanian lintas umat beragama. Pada kesempatan ini, Rutan Balikpapan melaksanakan dua kegiatan kerohanian, yakni bedah Al Kitab bagi Warga Binaan Nasrani serta pengajian bagi Warga Binaan Perempuan, pada Rabu (11/02/2026).
Kegiatan bedah Al Kitab diikuti oleh Warga Binaan beragama Nasrani dan dipimpin oleh peserta Magang Kemnaker, bertempat di aula Rutan Balikpapan. Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan diajak untuk memperdalam pemahaman firman Tuhan, melakukan refleksi diri, serta menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Sementara itu, secara bersamaan dilaksanakan pengajian bagi warga binaan perempuan yang bertempat di Aula Blok Wanita. Kegiatan ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, serta doa bersama. Pengajian tersebut bertujuan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus memberikan motivasi spiritual agar warga binaan perempuan tetap sabar, ikhlas, dan optimis menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agu Salim, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian warga binaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap warga binaan, tanpa memandang latar belakang agama, dapat memperoleh ketenangan batin serta dorongan untuk memperbaiki diri.
“Pembinaan kerohanian kami laksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya membentuk karakter warga binaan agar lebih baik, memiliki kesadaran spiritual, dan siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang positif, ” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Rutan Kelas IIA Balikpapan dalam memberikan pelayanan pembinaan yang humanis dan berkeadilan, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang menyadari kesalahan, memperbaiki diri, serta tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Updates.