BALIKPAPAN – Bagaimana perayaan Natal dapat menjadi sarana pemulihan iman, relasi sosial, dan kesehatan mental bagi warga binaan pemasyarakatan? Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan melaksanakan kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal Warga Binaan Nasrani pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Aula Rutan Kelas IIA Balikpapan, dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Kegiatan ibadah dan perayaan Natal ini diikuti oleh warga binaan beragama Nasrani serta dihadiri oleh gereja-gereja yang selama ini aktif menjalin kerja sama pembinaan rohani dengan Rutan Balikpapan, antara lain GBIS, HGC, YPI, Bethany, Advent, YWAM, NBC, dan GPIB, termasuk kehadiran Gembala Jemaat GBI Rock Balikpapan. Kehadiran lintas denominasi ini menjadi wujud sinergi pelayanan rohani dalam mendukung pembinaan keagamaan warga binaan.
Ibadah dibuka oleh Pendeta Charles Tobing selaku penanggung jawab pembinaan keagamaan Nasrani di Rutan Balikpapan. Dalam pembukaannya, disampaikan pentingnya pemulihan hubungan rohani dengan Tuhan serta relasi sosial yang sehat, baik antar sesama warga binaan maupun dengan keluarga di luar, sebagai bagian dari proses pemulihan dan pembinaan kepribadian.
Sambutan Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan disampaikan oleh Ibu Lily Sinta Agustina, selaku perwakilan dan penanggung jawab dari jajaran Rutan Balikpapan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan elemen penting dalam sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku positif.
Perayaan Natal berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kebersamaan, dan tertib, dengan pengawasan petugas Rutan Balikpapan. Melalui kegiatan ini, Rutan Balikpapan berharap nilai-nilai iman, kasih, pengampunan, dan rasa syukur dapat terus tumbuh dalam diri warga binaan sebagai bekal menjalani masa pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.

Updates.