Wujudkan Akuntabilitas, Tim Inspektorat Wilayah II Gelar Exit Meeting Reviu Pengadaan Konstruksi Lapas Penajam di Rutan Balikpapan

    Wujudkan Akuntabilitas, Tim Inspektorat Wilayah II Gelar Exit Meeting Reviu Pengadaan Konstruksi Lapas Penajam di Rutan Balikpapan

    BALIKPAPAN – Pernahkah kamu membayangkan betapa pentingnya proses reviu dan evaluasi dalam memastikan setiap pembangunan berjalan sesuai aturan dan standar kualitas? Pada Kamis (30/10/2025), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan menjadi tuan rumah kegiatan Exit Meeting Reviu Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi Pembangunan Lanjutan Gedung Dapur, Poliklinik, dan Sarana Prasarana di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Penajam Paser Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Rutan Balikpapan dan dihadiri oleh Tim Inspektorat Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

    Dalam kegiatan ini, Tim Inspektorat Wilayah II memaparkan hasil reviu mereka atas proses pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan di Lapas Penajam Paser Utara. Pemaparan hasil tersebut disampaikan langsung oleh Bapak Doktor Gurning, selaku Pengendali Teknis dalam kegiatan ini. Beliau menjelaskan secara rinci berbagai temuan, catatan, serta rekomendasi perbaikan yang diperlukan agar pelaksanaan kegiatan pembangunan dapat berjalan optimal dan akuntabel.

    Kegiatan reviu ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal yang dilakukan secara periodik oleh Inspektorat Jenderal, guna memastikan seluruh kegiatan pengadaan barang dan jasa, terutama yang bersifat konstruksi, berjalan sesuai ketentuan perundangan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

    Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang telah diberikan oleh Tim Inspektorat Wilayah II.

    “Kami berterima kasih atas pelaksanaan reviu dan catatan-catatan penting yang telah disampaikan. Seluruh hasil reviu ini akan segera kami tindaklanjuti dan kami laporkan kepada pihak terkait. Kami pastikan bahwa semua rekomendasi akan diselesaikan dengan baik demi mendukung transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan, ” ujar Agus Salim.

    Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan penguatan tata kelola yang lebih baik di lingkungan Rutan maupun Lapas. Dengan demikian, setiap langkah pembangunan yang dilakukan akan semakin tepat sasaran, efektif, dan berintegritas.

    Kegiatan exit meeting ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat kolaborasi antara tim Inspektorat dan jajaran Rutan Balikpapan. Melalui kegiatan ini, Rutan Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pengelolaan program pembangunan di lingkungan pemasyarakatan.

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    6 Warga Binaan Rutan Balikpapan Langsung...

    Artikel Berikutnya

    Jaga Kekompakan dan Kesehatan, Pegawai Rutan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Komitmen Pelayanan Prima, Rutan Balikpapan Gelar Kunjungan Tatap Muka bagi Warga Binaan
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!

    Ikuti Kami